Hebat! Wanita Ini Berduel dengan Babi


Luar biasa berani! Itulah kata yang tepat untuk melukiskan nyali Kasmi, warga Desa Seleukat, Kecamatan Bakongan Timur (Bakotim), Kabupaten Aceh Selatan. Pasalnya, menggunakan parang, wanita berusia 39 tahun ini berani duel mati-matian dengan seekor babi liar setinggi 1 meter.

Meski dirinya harus diseruduk, mengalami luka gigitan di lengan, pantat dan sebagian tubuhnya, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka parah, tetapi perempuan itu juga melukai babi liar tersebut dengan parangnya.

Peristiwa ini berawal saat dirinya sedang mencari kayu bakar di kebun kelapanya, sekitar pukul 09.00 WIB. Entah bagaimana, ketika sibuk memasak nasi untuk makan siang di depan pondok itu, tiba-tiba muncul seekor babi hutan menuju ke arahnya.

Begitu melihat ada seekor babi yang sudah mendekat, korban lari mengambil parang kemudian menancapkannya ke badan babi hutan itu hingga berulang kali. Namun upaya membela diri yang dilakukan korban tidak membuahkan hasil, malahan babi setinggi 1 meter itu semakin ganas dan balik menyeruduk korban hingga tersungkur.

Bak seorang matador yang sedang bertarung dengan banteng, ibu dua orang putra bersuamikan Mukhtaruddin itu terus melakukan perlawanan, meskipun sudah mengalami luka gigitan di lengan kiri dan kanan. Wanita tersebut segera bangun dan berduel dengan babi hutan yang telah cedera atau teupeh itu.

Korban yang sudah kehabisan tenaga itu baru terlepas dari amukan binatang hama tanaman itu, yang menggigit pinggulnya. Melihat sang babi melengos pergi, korban yang sudah berdarah darah itu langsung melarikan diri pulang ke rumahnya dengan melintasi sungai.

Dalam kondisi bersimbah darah korban tiba di rumahnya lalu meraung-raung minta tolong. Ibu kandung korban, Cut, yang mendengar suara itu langsung menuju ke rumah menghampiri anaknya yang sudah terluka parah itu. Dia lalu memberitahukan kepada warga lainnya.

Tak lama kemudian warga setempat berbondong-bondong datang menyaksikan langsung musibah yang menimpa warga Dusun Peut, Desa Seulikat itu. Mereka selanjutnya membawa korban ke rumah sakit. Karena luka yang diderita korban cukup serius, pihak puskesmas setempat merujuk korban ke RSUYA Tapaktuan. Camat Bakotim Sarmiadi, mengakui sudah mendapat laporan tentang seorang warganya yang digigit babi.

Direktur RSUYA Tapaktuan, dr Akmal Jawardi yang dihubungi secara terpisah mengatakan, pihak rumah sakit telah menanggulangi gigitan babi hutan pada lengan dan pinggul korban. (az)
Sumber : Serambi Indonesia.COM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s