Jepang Bangun Jabodetabek


  Jakarta – JAKARTA dan sekitarnya yang meliputi kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) akan dikembangkan menjadi kawasan yang terintegrasi dengan nilai investasi sebesar 2 triliun yen. Proyek penting ini akan dikerjakan mulai 2011 hingga 2014.
Rencana itu tertuang dalam Metropolitan Priority Area (MPA), kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Jepang. Nota kerja sama ini ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Menteri Luar Negeri Jepang Seiji Maehara di Laguna Resort and Spa, Nusa Dua, Bali, Jumat (10/12) kemarin.
Menteri Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan, Jabodetabek akan dijadikan model untuk MPA tahap pertama tahun 2010-2014. Alasannya, Jabodetabek merupakan bagian dari koridor ekonomi Indonesia dan daerah industri terbesar di Asia dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat. “Sehingga perlu perhatian dalam pembangunan infrastruktur,” katanya.
Pengembangan MPA di Jabodetabek, lanjut Hatta, akan menyerap anggaran sekitar 2 triliun yen. Cakupan pembangunannya meliputi proyek infrastruktur pembangunan jalan akses, perkeretaapian, Mass Rapid Transport (MRT), pembangkit listrik, penyediaan air bersih, pelabuhan udara dan laut serta jalan konektivitas. “Hasilnya akan terbentuk kawasan yang terintegrasi,” kata Hatta.
Diharapkan pada tahap II 2014-2020, model kawasan terintegasi Jabodetabek akan dikembangkan di kawasan metropolitan lain, seperti Medan dan Surabaya. Realisasi MPA pada 2011 akan dimulai dari penyusunan masterplan, kemudian studi kelayakan 2012, dan pelaksanaan pembangunan pada 2013.
Sumber pendanaan diperoleh dari beberapa jalur, seperti investasi luar negeri, swasta, dan pinjaman sangat lunak. Pada tahap II tahun 2014-2020, model yang dikembangkan di Jabodetabek akan menjadi contoh untuk ikembangkan di Sumatera dan Jawa. “Tahap kedua, 2014 2020 untuk MPA di Sumatera-Jawa dialokasikan anggaran sebesar kira-kira US$ 5,29 miliar,” kata Hatta.
Sementara itu, Seiji Maehara berharap, kerja sama ini akan terus berlanjut, terutama dalam bidang pembangunan pelabuhan laut dan udara, prasarana air, dan perkeretaapian. “Dengan teknologi yang dimiliki Jepang dalam bidang infrastruktur, saya berharap MPA ini akan terus ditingkatkan, termasuk investasinya,” kata Seiji.
Selain itu, Seiji juga berharap agar Jepang-Indonesia bisa terus bekerja sama dalam lingkup regional dan global, termasuk kerja sama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan Asia. “Saya berharap, Presiden SBY, selaku negara yang cukup berpengaruh di kawasan Asia Tenggara dapat bekerjasama dengan Jepang, baik dalam bidang ekonomi, jaga stabilitas dan perdamaian,” katanya.

Sumber : Jurnal Bogor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s