Ingin Punya Anak Seperti Einstein?


Memiliki anak pintar tentu saja harapan semua orangtua. Tak heran, bila banyak orangtua yang menyekolahkan anaknya sejak usia dini dengan memasukkan anak ke sekolah dengan biaya yang cukup mahal dan tenaga pengajar khusus.

Bila Anda ingin memiliki anak yang menjadi penerus Einstein, maka Anda sebagai orangtua harus mengatur jarak kelahiran antara

anak pert

ama

dengan anak berikutnya
Penelitian yang dilakukan pada ribuan anak menemukan fakta bahwa jarak kehamilan 2 tahun setelah melahirkan anak pertama ternyata bisa memaksimalkan menaikkan kemampuan otak anak.
Kasey Buckles, pemimpin penelitian dari Notre Dame University mengaitkan jarak usia antara anak dengan kecerdasannya. 
Penelitian yang dipublikasi dalam Journal of Human Resources menganalisis data lebih dari 3.000 wanita dan 5.000 anak. Wanita yang ikut dalam penelitian ini merupakan wanita yang pernah keguguran setelah kelahiran anak pertama mereka, sehingga panjang jarak kelahiran antara anak-anak mereka tidak disengaja.
Peneliti melihat melihat urutan dan jarak kelahiran anak dalam hubungannya dengan nilai matematika dan membaca ketika anak-anak berusia antara lima dan tujuh tahun.
Hasil penelitian menemukan bahwa anak-anak dengan jarak dua tahun atau lebih dari saudara mereka ternyata memainkan peranan lebih baik dibandingkan dengan anak lain dengan jarak lebih dekat di usianya.
Rata-rata anak dalam penelitian mampu membaca 22 dari 84 kata. Anak-anak yang lahir dua tahun sebelum adik mereka rata-rata bisa membaca empat kata lebih banyak dari teman-teman mereka yang lahir dalam waktu berdekatan.
Para peneliti melihat kecenderungan yang sama dalam hasil matematika pada anak-anak tersebut. Efeknya masih jelas antara anak kedua dan ketiga, ketiga dan keempat, dan keempat dan kelima – tetapi peningkatan nilai kira-kira setengah diucapkan.
Peneliti memperkirakan bahwa anak mendapatkan manfaat dari jarak dua tahun karena orang tua memiliki lebih banyak waktu untuk berinvestasi di dalamnya.
“Jarak kelahiran dua tahun ini penting karena tahun-tahun awal adalah tahun paling penting dalam perkembangan anak,” ungkap Professor Buckless.
Penelitian tersebut juga menemukan bahwa anak, dimana jarak kelahirannya kurang dari 2 tahun lebih sedikit membaca dan lebih banyak menonton TV saat mereka berusia antara 3-5 tahun.

 

(Berbagai Sumber)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s